“Angek-angek cik ayam”, mungkin itulah pepatah daerah kuantan singingi yang pantas diberikan untuk saya, pepatah tersebut mengandung makna suatu perbuatan atau kegiatan yang dilaksanakan dengan semangat sekali tapi hanya diawal-awal saja, setelah itu dibiarkan percuma, bahkan ditinggalkan sama sekali. Kenapa diibaratkan dengan cik ayam atau kotoran ayam, sobat blogger mungkin bisa mencoba dan merasakan tahi ayam yang baru dikeluarkan oleh keluarga ayam, tahi yang baru dikeluarkan akan terasa panas, panas itu diartikan dengan semangat, setelah itu tahi akan terasa dingin. (kalo tidak percaya, silahkan coba)
Begitu juga dengan kegiatan ngeblog, saya juga telah lama tidak menulis di blog, dahulu kala saya mulai mulai ngeblog di zaman putih abu2. Setelah kuliah saya mulai kurang bahkan sama sekali tidak memandang blog, n gak tau kenapa,. Di blog yang baru ini saya mencoba kembali menulis pemikiran ataupun tulisan saya yang mungkin tulisan saya ini belum begitu bagus dan baik sesuai EYD (hehe).
Di konjibarayak.wordpress.com kali ini saya mencoba menulis dan mengekplorasi semua keadaan maupun kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, maklum saja saya merupakan mahasiswa teknik lingkungan di PTN yang ada di kota bertuah pekanbaru ini.
Semoga saja tulisan saya kedepan dapat bermanfaat bagi sobat blogger yang membacanya.
Salam blogger.
Selengkapnya...
Minggu, 20 Februari 2011
angek-angek cik ayam
Langganan:
Postingan (Atom)
